change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
4 Agustus 2013 | INDONESIA

Komunitas Sant'Egidio Jakarta Menggelar Buka Puasa Bersama

Komunitas Sant’Egidio Jakarta kembali mengadakan Acara Buka Puasa Bersama bagi para sahabat jalanan dan anak-anak Sekolah Damai.

 
versi cetak

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim, bulan yang sering disebut bulan suci, masa untuk menyucikan diri dari segala dosa yang telah dilakukan, masa untuk lebih mendekatkan diri pada Allah Yang Maha Kuasa. Tradisi pada bulan Ramadhan yang umumnya dilakukan adalah berbuka puasa bersama keluarga pada saat Maghrib. Namun saat yang bermakna ini merupakan satu kesempatan yang langka, terutama bagi sahabat-sahabat kita yang karena keadaan ekonominya terpaksa harus menetap di jalan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagai bentuk kasih dan dalam semangat berbagi, di bulan Ramadhan tahun 2013 Komunitas Sant’Egidio Jakarta kembali mengadakan Acara Buka Puasa Bersama bagi para sahabat jalanan dan anak-anak Sekolah Damai. Tujuan dari acara ini adalah memberi kesempatan kepada para sahabat jalanan dan anak-anak Sekolah Damai untuk melakukan sholat berjamaah di bulan Ramadhan, lebih membangun kehidupan rohani dan berkumpul dengan sahabat-sahabat yang lain dalam suasana keakraban dan kekeluargaan, yang mana semua ini sulit mereka dapatkan dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Dengan bertempat di Aula Perpustakaan Nasional. Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada hari Minggu 28 Juli 2013 telah diadakan acara berbuka puasa bersama. Anak-anak Sekolah Damai dan sahabat-sahabat jalanan yang telah kita undang satu persatu secara pribadi, mulai berdatangan dengan membawa surat undangan yang telah kita bagikan sebelumnya, suatu tanda bahwa mereka diundang secara khusus dan bahwa mereka adalah istimewa. Dan bagi setiap sahabat jalanan, kita bagikan peralatan sholat berupa kain sarung bagi laki-laki dan mukena bagi perempuan, sehingga mereka dapat melakukan sholat dengan baik, satu hal yang jarang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari mereka.


Acara dibuka dengan acara hiburan berupa nyanyian dan tarian, suasana menjadi meriah karena sahabat jalanan juga ikut menari. Setelah itu acara siraman rohani dari seorang ustad yang cukup terkenal, para undangan begitu antusias dan terlibat aktif dalam siraman rohani tersebut. Kemudian saat yang menyentuh kalbu tiba ketika terdengar azan Maghrib, saat berbuka puasa. Para sahabat kita membatalkan puasa dengan es teh manis dan kue-kue. Selanjutnya masing-masing mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat mahgrib bersama, yang dipimpin oleh Ustadz  Restu. Suasana keharuan terasa kental dalam saat-saat ini, saat yang dimanfaatkan sebaik-baiknya  untuk menjalankan sholat Maghrib, terutama oleh para sahabat yang karena keadaan sehari-hari membuat mereka jarang sekali melakukannya. Setelah sholat dilanjutkan dengan acara makan bersama dan kemudian masing-masing mendapatkan bingkisan berupa makanan dan minuman. Semua merasa gembira, bahagia dapat makan malam bersama di malam yang cerah. Semoga iklim kekeluargaan dan persahabatan ini akan senantiasa mewarnai kehidupan kita sampai kapan pun.



 

 
ASOSIASI OBYEK
FOTO

108 kunjungan

88 kunjungan

94 kunjungan

119 kunjungan

92 kunjungan

96 kunjungan

201 kunjungan

 JUGA MEMBACA
• BERITA
5 Februari 2018

MEDIATOR ANTARBUDAYA, FAKTOR INTEGRASI DALAM SEBUAH MASYARAKAT YANG PLURAL: HARI INI PENYERAHAN DIPLOMA

IT | ID
13 November 2017
KUPANG, INDONESIA

Menuju usia Sant'Egidio ke-50 tahun, Pertemuan Komunitas Indonesia di pulau-pulau Timor dan Flores

IT | ES | FR | PT | CA | ID
12 November 2017
INDONESIA

Kunjungan Marco Impagliazzo ke Sekolah damai dan Mensa (kantin gratis) untuk orang miskin Sant’Egidio di Jakarta

IT | ES | DE | FR | PT | CA | RU | ID
10 November 2017
INDONESIA

Sant'Egidio dan Muhammadiyah menandatangani kesepakatan baru di Jakarta untuk dialog perdamaian dan dialog antaragama

IT | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID | PL
9 Oktober 2017
ROMA, ITALIA

Dialog antar agama dan komitmen untuk pengungsi dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia di Sant'Egidio

IT | EN | NL | ID
1 September 2017

1 September, Mengenang Saint Egidio, Komunitas yang mengambil namanya bersyukur di setiap belahan dunia

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
berita semua
• RELEASE
13 Maret 2018
RP ONLINE

Flucht, Abi, Studium

25 Februari 2018
kathpress

Kardinal Marx fordert mehr Engagement für Einheit der Menschen

25 Februari 2018
Domradio.de

"Gräben zuschütten"

25 Februari 2018

„Gräben zuschütten, Spaltungen überwinden“

24 Februari 2018
Domradio.de

Im Dienst der karitativen Arbeit

22 Februari 2018
Br-Online

Interview mit Sant'Egidio Mitgründer Andrea Riccardi

semua rilis pers
• ACARA
19 November 2017 | NAPLES, ITALIA

Consegna dei diplomi della Scuola di Italiano di Sant'Egidio a Napoli

SEMUA PERTEMUAN DOA UNTUK DAMAI
• ADA HUKUMAN MATI
12 Maret 2015

Indonesia: imminente l'esecuzione per 10 stranieri condannati a morte.

9 Maret 2015
AFP

Peine de mort en Indonésie: la justice va étudier un appel des deux trafiquants australiens

28 Februari 2015
Reuters

Australian PM strikes conciliatory note over Indonesia executions

21 Februari 2015
AGI

Brasile: scontro su esecuzioni, respinto ambasciatore Indonesia

21 Februari 2015
Reuters

Indonesia recalls envoy to Brazil amid row over execution

20 Februari 2015
Reuters

Australia ratchets up pressure on Indonesia over executions

18 Januari 2015
La Repubblica on line

Indonesia, eseguita condanna a morte per sei trafficanti di droga: 5 sono stranieri

10 Januari 2015
INDONESIA

L’Arcivescovo indonesiano di Jakarta contro la Pena di Morte

12 Desember 2014

A Jakarta cinque condannati a morte rischiano l'esecuzione nel mese di dicembre 2014

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

Tanni Taher: the commitment of Sant'Egidio against the death penalty in Indonesia

Corso di Alta Formazione professionale per Mediatori europei per l’intercultura e la coesione sociale

Dove Napoli 2015

Comunità di Sant'Egidio: Brochure Viva gli Anziani

Analisi dei risultati e dei costi del programma "Viva gli Anziani"

Messaggio del Patriarca ecumenico Bartolomeo I, inviato al Summit Intercristiano di Bari 2015

semua dokumen