change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
18 Juni 2013 | NAMPULA, MOZAMBIK

Sant'Egidio membangun rumah bagi penderita kusta di Nacopa

Dua puluh rumah yang digunakan untuk tempat tinggal penderita lepra yang sebelumnya rusak telah diperbaiki oleh para sahabat Komunitas Sant'Egidio Namitoria dengan memakan waktu selama setengah tahun.

 
versi cetak

Rumah penampungan bagi penderita kusta yang terletak di Provinsi Nampula, satu provinsi yang merupakan provinsi terpadat di bagian utara negeri tersebut, sudah sangat tua kondisinya. Rumah tersebut dibangun pada tahun 1950-an, seabad lalu, dan telah menjadi rujukan bagi daerah pedesaan yang sangat luas dan telah menampung ratusan penderita kusta pada waktunya. Hunian tertinggi tercatat pada pertengahan tahun 90-an, setelah berakhirnya perang saudara dan situasi keseluruhan negeri menjadi lebih baik dan cakupan program perawatan juga meningkat. Meningkatnya jumlah hunian telah mendorong turunnya jumlah penyakit (penyakit Hansen sekarang bisa benar-benar disembuhkan) dan saat ini kusta bukan lagi merupakan satu masalah kesehatan darurat di Mozambik. Hal ini tidak berarti bahwa para penderita sebelumnya masih mengalami banyak pembatasan dan terus memerlukan bantuan dan juga pendampingan.

Oleh karena itu, Komunitas Namitoria yang terletak di desa kecil di Kabupaten Angoche telah mengunjungi tempat penampungan penderita kusta di Nacopa dan penghuninya yang berjumlah 45 orang selama sepuluh tahun.

Kebanyakan dari mereka merupakan para lansia, yang tiba di sana bersama dengan orang tua mereka yang sakit dan mereka tidak pernah pindah lagi setelah itu karena mereka tidak tahu lagi kemana mereka harus pergi. Kadang-kadang para penderita kusta ini dibantu oleh mereka yang disebut dengan "cucu" (biasanya anak yatim piatu) yang membantu mereka mengerjakan pekerjaan rumah tangga mereka sebagai imbalan atas keramahan mereka.

Persahabatan Sant'Egidio bersama penderita kusta di Nacopa telah membangun kesetiaan dalam hal kunjungan, dalam penyaluran bantuan pangan dan pakaian, terutama dalam event besar seperti perayaan makan malam Natal. Ketika mengunjungi Nacopa, seseorang dapat memahami mengenai kebutuhan akan realitas yang terlupakan, ketika tak seorang pun peduli lagi terhadap pasokan beberapa barang atau juga perawatan rumah. Rumah-rumah tersebut, seperti yang bisa dilihat dalam foto-foto, berada dalam kondisi yang sangat menyedihkan, seringkali tidak aman, tanpa jendela atau pintu. Oleh karena itu, pilihan Komunitas Namitoria adalah bekerja untuk suatu perubahan.


Dimulai dari rumah tinggal mereka. Rumah tersebut sungguh merupakan tanda kehidupan yang berbeda, satu mimpi akan satu kenormalan dan martabat. Satu penderita kusta berkata ketika dia masuk ke rumah barunya. "Sekarang saya bisa tidur dengan nyenyak. Walaupun hujan, saya tidak akan terkena air hujan." Semua penghuni di Nacopa sungguh merasa bahagia ketika mereka diberi rumah yang sudah diperbaiki dan dengan bangga menunjukkan "termo de entrega", bukti serah terima yang menjamin mereka untuk tinggal di rumah baru tersebut. Bagi kesemuanya, hal itu merupakan akhir dari keadaan darurat dan temporer, awal dari kestabilan dan perencanaan masa depan.

Keseluruhan masa depan baru tersebut bukan hanya bagi mereka saja, tetapi juga bagi seluruh desa.

Dapat dikatakan bahwa perbaikan tersebut telah meningkatkan kualitas daerah tersebut. Keluarga-keluarga baru telah menetap di wilayah sekitarnya, membantu daerah tersebut lepas dari ketertinggalan yang telah menenggelamkan mereka.







 

 

 JUGA MEMBACA
• BERITA
23 Oktober 2017
BEIRA, MOZAMBIK

Memberi Makan Para Lansia di Mozambik: Membagikan bahan makanan kepada para lansia di Mozambik

IT | ES | DE | FR | PT | RU | ID
4 Oktober 2017

25 Tahun Perdamaian di Mozambik: Sejarah satu Negara Keluar dari Perang dan Kemiskinan

IT | EN | ES | DE | PT | ID
1 Agustus 2017
PRETORIA, AFRIKA SELATAN

Pemuda Sant’Egidio Pretoria bermalam minggu bersama orang miskin: kisah solidaritas yang berkesinambungan di Afrika Selatan

IT | EN | FR | ID
25 Juli 2017

Musim panas solidaritas 2017 bersama Komunitas Sant'Egidio: beberapa foto dari komunitas yang ada di beberapa negara

IT | EN | ES | DE | FR | ID
14 Juli 2017
MAPUTO, MOZAMBIK

Tantangan dalam mengkomunikasikan Injil bagi masyarakat berkembang: Andrea Riccardi mengunjungi Komunitas di Mozambik

IT | EN | ES | DE | FR | PT | NL | ID
20 Desember 2016
FAISALABAD, PAKISTAN

Komunitas Sant'Egidio di Pakistan mendapatkan penghargaan dari menteri Hak Asasi Manusia karena komitmennya bagi orang miskin

IT | EN | DE | FR | PT | NL | ID
semua berita
• RELEASE
19 Februari 2018
FarodiRoma

I 50 anni di Sant’Egidio. Intervista a Chiara Turrini, impegnata in Mozambico

15 Februari 2018
La Nazione

Un pasto per chi non ha nulla. Ecco come si può dare una mano

10 Februari 2018
SIR

50° Sant’Egidio: Gentiloni (presidente del Consiglio), “dalla condizione dei più deboli si misura il benessere autentico di una società”

4 Februari 2018
FarodiRoma

Raid xenofobo a Macerata. La Comunità di Sant’Egidio conforta i feriti

2 Februari 2018
el Periódico

La brújula de los sintecho

1 Februari 2018
La Vanguardia

La dificultad de acceso a vivienda aumenta el riesgo de pobreza en Barcelona

keseluruhan tinjauan pers
• ADA HUKUMAN MATI
10 Oktober 2017

On 15th World Day Against the Death Penalty let us visit the poorest convicts in Africa

7 Oktober 2015
AMERIKA SERIKAT

The World Coalition Against the Death Penalty - XIII world day against the death penalty

5 Oktober 2015
EFE

Fallece un preso japonés tras pasar 43 años en el corredor de la muerte

24 September 2015

Pope Francis calls on Congress to end the death penalty. "Every life is sacred", he said

12 Maret 2015
AFP

Arabie: trois hommes dont un Saoudien exécutés pour trafic de drogue

12 Maret 2015
Associated Press

Death penalty: a look at how some US states handle execution drug shortage

9 Maret 2015
Reuters

Australia to restate opposition to death penalty as executions loom in Indonesia

9 Maret 2015
AFP

Le Pakistan repousse de facto l'exécution du meurtrier d'un critique de la loi sur le blasphème

9 Maret 2015
AFP

Peine de mort en Indonésie: la justice va étudier un appel des deux trafiquants australiens

28 Februari 2015
AMERIKA SERIKAT

13 Ways Of Looking At The Death Penalty

15 Februari 2015

Archbishop Chaput applauds Penn. governor for halt to death penalty

11 Desember 2014
MADAGASKAR

C’est désormais officiel: Madagascar vient d’abolir la peine de mort!

tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

Gli aiuti umanitari in Siria e Libano

International Prayer for Peace

Contrasto all’esclusione sociale: iniziative per l'estate 2013

Giovani e anziani per un estate di solidarietà 2013

Programma "W gli anziani": attività con gli anziani a Roma nel luglio e agosto 2013

La GUIDA "DOVE mangiare, dormire, lavarsi" 2013

semua dokumen

FOTO

189 kunjungan

202 kunjungan

217 kunjungan

193 kunjungan

288 kunjungan
semua media terkait
LEBIH