change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
7 Mei 2009

Komunitas Sant'Egidio di Monrovia (liberia) membantu korban kebakaran di daerah miskin di kota

 
versi cetak

Beberapa bulan yang lalu sebuah api yang besar telah menghancurkan gubuk-gubuk yang sangat miskin, yg terletak di pantai Samudera Atlantic di Monrovia.

Sekitar lima belas keluarga yang tiba disana sekitar 3 tahun lalu ketika kamp pengungsian mereka di pinggiran kota dibongkar.

Komunitas Sant’Egidio lalu membuka Sekolah Damai disana.

Setelah perang berakhir kota Monrovia berkembang dengan cepat dalam kekacauan dan kesemrawutan. Banyak pengungsi yang tidak dapat kembali lagi ke desa mereka, karena telah hancur atau dikuasai oleh orang lain selama perang. Akhirnya mereka memutuskan untuk tetap tinggal di ibu kota Monrovia, berharap dapat menemukan tempat yang layak untuk tinggal dan bekerja.yang dapat diterima untuk menemukan akomodasi dan pekerjaan.

Beberapa keluarga menetap di pantai, tempat yang tidak sehat dan tidak aman, sambil menantikan tempat tinggal yang lebih baik yang tidak pernah kunjung datang.
 
Kondisi yang tidak layak: rumah yang dekat dengan pantai yang sering banjir saat laut pasang, kondisi kebersihan dan sanitari yang sangat buruk. Dua tahun lalu seorang anak tewas tenggelam saat bermain di dekat rumah, tersapu oleh ombak.

Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu, yang terjadi tidak disengaja, telah menyebar dengan cepat dan menghancurkan tempat tinggal mereka yang terbuat dari material yang mudah terbakar.

Komunitas Sant'Egidio di Monrovia segera mengambil langkah untuk membantu keluarga yang telah kehilangan segalanya, mendistribusikan pakaian dan kebutuhan dasar untuk memulai kembali kehidupan keseharian:  piring, pot, dan peralatan untuk memasak.


 JUGA MEMBACA
• BERITA
21 Januari 2015
BLANTYRE, MALAWI

Banjir di bagian selatan Negara Malawi: Darurat Pangan

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
15 Juli 2014
BUJUMBURA, BURUNDI

Suatu masyarakat yang semakin menyambut anak-anak dan para lansia. Komunitas Sant’Egidio di Afrika Timur bagi perikemanusiaan baru umat Kristiani

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
7 Juli 2014
BLANTYRE, MALAWI

Hari peringatan di Malawi: 50 tahun hari kemerdekaan dan 15 tahun bersama Komunitas Sant’Egidio. Kunjungan Andrea Riccardi

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
5 Juni 2014
KAMERUN

Komunitas Sant’Egidio bersama kaum miskin di Kamerun: suatu kisah persahabatan

IT | EN | ES | DE | FR | CA | ID
17 Maret 2014
KENYA

Air kehidupan: kegembiraan bersama Komunitas Sant’Egidio atas pembukaan dua sumur bor baru

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
8 Januari 2014

Delegasi Komunitas Sant’Egidio di Addis Ababa untuk menangani krisis di Sudan Selatan

IT | EN | ES | FR | PT | CA | ID
semua berita
• RELEASE
24 Februari 2018
Avvenire

A spasso per Milano aiutando l'Africa

24 Januari 2018
Avvenire

Sviluppo. Alfano: «La Cooperazione è tornata al centro dell'agenda politica»

19 Januari 2018
Famiglia Cristiana

Europa e Africa, un destino comune

8 Januari 2018
OnuItalia

Alfano chiude missione in Africa al centro ‘Dream’ di Conakry (sant’Egidio)

30 Desember 2017
Notizie Italia News

La politica estera italiana nell'ultima legislatura. Un breve bilancio

7 Desember 2017
Famiglia Cristiana

E ora l'Europa si accorge dell'Africa

semua rilis pers
• ADA HUKUMAN MATI
31 Oktober 2014

Inaugurata a Bukavu la campagna "Città per la vita"

12 Oktober 2014
All Africa

Africa: How the Death Penalty Is Slowly Weakening Its Grip On Africa

20 September 2014
AFP

In Ciad rischio criminalizzazione gay, ma abolizione pena morte

20 September 2014

Ciad: il nuovo codice penale prevede l'abolizione della pena di morte

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

''Entente de Sant'Egidio'': Political Agreement for Peace in the Central African Republic

Declaration of the African Union on the Republican Pact"

semua dokumen

FOTO

1523 kunjungan

1696 kunjungan

1516 kunjungan

1534 kunjungan

1563 kunjungan
semua media terkait